Papaku ngomong, "Kamu masuk majalah kok jadi tukang kritik."
Aku jawab gini, "Kan kerjaanku editor, harus kritis." HAHAHA
Tahun 1994 di cerber Nyanyi Sunyi Celah Tebing -- kok sudah ada SMS. Bikin geregetan pembaca teliti seperti diriku.
Saya suka baca cerber lewat feminaonline. Tapi cerber Nyanyi Sunyi Celah Tebing ada narasi yang kurang pas, yaitu adegan SMS Lily dengan bosnya tahun 1994. Yang bener aja, kan waktu itu ponsel masih model 'walkie talkie' (bahasa Jawanya: gedebog) dan harganya selangit, belum ada SMS. Kayaknya di era ini pager lebih sering digunakan.
Terima kasih atas pengamatan Anda yang sangat cermat. Lain kali kami lebih hati-hati.
Femina, 27 Juni 2008
